Senin, 27 Februari 2017

Naskah Drama dan Unsur Intrinsik Drama

Assalamu'alaikum shobat semua...

Hari ini aku akan menuliskan naskah drama tentang Jin Sarung. Kisah ini sempat di perankan oleh sahabat-sahabat ku waktu SMP dulu.  Emang agak aneeh ya namanya. Ini hanya khisah hayalan aja kok.. hehehe

Semoga bisa bermanfaat ya buat shobat-shobat semua..




UNSUR INTRINSIK DRAMA


Tema     : Kebohongan

Judul     : Jin Sarung

Tokoh   :
Ø  Dicky Erlangga                   [ Asep ]
Ø  Nopran Niko Saputra          [ Jin Sarung ]
Ø  Dara Mela Ayu                    [ Siti ]
Ø  Melyana Dwi Safitri           [ Bu Srik, Bu Jubaidah, Narator ]
Ø  Rani Sanola                         [Khadijah, Narator ]

Latar      : 
v  Waktu   : Sepulang sekolah dan saat bekerja
v  Tempat  : Di warung teh yang kosong dan di rumah
v  Suasana : Kaget



Jin Sarung


                Asep adalah seorang siswa di SMPN 8 Pekanbaru. Asep ialah seorang anak yatim. Dia hanya  tinggal berdua dengan Ibu nya yaitu Ibu Srik. Ibu Srik hanya bekerja sebagai tukang cuci dan Setrika. Gaji yang diperolehnya pun tidak begitu banyak.                                                                                                                                                    
                Bel sekolah pun berbunyi. Asep pun menyegerakan pulang agar tidak terlambat sampai di rumah. Kemudian dia pun sampai di rumah.
Asep      : Assalamualaikum , Ibu ( sambil menyalami Ibu yang sedang menyetrika )
Ibu Srik : Wa’alaikumsalam, sudah pulang kamu nak.
Asep      : Sudah Bu.
                Tiba-tiba Asep memberhentikan pembicaraan nya dengan Ibu, seperti sedang memikirkan sesuatu.
Asep      : {Bagaimana ya cara bilangin nya ke Ibu? Takutnya ibu jadi sedih dengerin hal ini. Tapi dicoba          aja deeh dulu}``Monolog”
Ibu, guru sudah meminta uang lks, dan ini adalah minggu terakhir dalam pembayaran nya.     Bagaimana bu? Apakah Ibu sudah punya uang?
Ibu Srik : {Ya Allah, bagaimana ini,kasian anak saya jangankan uang lks, untuk makan hari ini aja belum tentu ada}. Belum Sep, tapi ibu akan segera mungkin mengumpulkan uang untuk membayarnya.
Asep      : Baiklah bu.
                Kemudian Asep pergi mengganti pakaiannya dan segera pergi untuk menyemir sepatu.
Asep      :  Ya  Allah, semoga hari ini saya dapat banyak pelanggan ,Amin
                  Semir…. Semir… Ada yang mau disemir sepatunya? Ibuk-ibuk,Bapak-bapak ayo semir sepatunya
                  Dengan saya. Semiran saya dijamin bersih dan kinclong.
Ibu Tuti : Kelihatannya sapatu ini perlu disemir nih.
                   Eh,kebetulan ada tukang semir. Deek,, dek… kemari!
Asep      : iya ada apa Buk? (sambil menuju ke tempat si Ibu)
Ibu Tuti : Saya mau semir sepatu ini dek. Sepertinya sudah bertahun-tahun tidak pernah disemir lagi
Asep      : Oke, baiklah bu.
Ibu Tuti : Mau minum the dek ?
Asep      : Terimakasih bu. Sebaiknya saya menyelesaikan tugas saya ini saja.
Ibu Tuti : Baiklah. Oh iya, GPL ya dek ! Biasalah saya ini termasuk orang yang tersibuk. Jadi masih banyak pekerjaan yang harus saya lakukan.
Asep      : Sip Bu..
                Siti dan Khadijah adalah sahabat karib nya Asep. Mereka berdua  akan pergi ke rumah Reno. Di perjalanan Siti dan Khadijah bertemu dengan Asep di warung teh dekat MTQ.
Khadijah: Hello Sep,, (sambil duduk disebelah Asep)
                     Kebetulan ketemu disini.
Siti            : Iya, kelihatannya lagi sibuk nih. (ikut duduk disebelah Rani)
Asep        : Yang seperti kalian lihat lah. Oh iya, ngomong-ngomong mau kemana kalian berdua?
                   Kok bawa tas segala?
Khadijah: Gimana sih kamu Sep. Hari ini kan kita ada jadwal kerja kelompok di rumah Reno.
Siti          : Jangan bilang kamu lupa..!
Asep      : Hehehee,,iya. Aku hampir saja melupakan hal itu
Khadijah: Asep..Asep
                   Kebiasaan kamu tidak pernah hilang-hilang ya. Ampun deeeh.(sambil menyalami kepala
                   Nya sendiri)
Asep      : hahaha,, iya aku minta maaf deeh.
Ibu Tuti  : Deek,, dek. Apa masih lama?
   Perlu berapa jam saya menunggu nya?
Asep      : Iya bu, bentar lagi selesai kok.
                  Nah, udah selesaikan, ini sepatunya..!(sambil menyerahkan sepatu tersebut)
Ibu Tuti   : Oh,,cepat ya?
    Baiklah, terimakasih ya dek. Ini buat kamu! (sambil memberikan kain sarung)
                    Disimpan baik-baik ya!
Asep      : Apa ini Bu?
                Setelah menerima dan memperhatikan hadiah tersebut, Tiba-tiba Ibu itu menghilang.
Asep      : Aku jadi semakin bingung, kenapa harus kain sarung?
Siti          : Mungkin kain sarung ini bukan kain sarung biasa Sep.
Khadijah: Iya,benar tu. Tidak mungkin Ibu itu hanya memberikan kain sarung ini secara percuma-cuma kan?
Siti          : Betul. Aku setuju dengan kamu Khadijah.
Asep      Sudah.. sudah. Sekarang mari kita buka saja kain sarung ini!
                Asep, Siti, dan Khadijah langsung membuka kain sarung itu secara perlahan-lahan
Bersama: 1…2…3….
Jin Sarung: Hahaha…
                    Selamat datang dan bertemu dengan saya yaitu Jin Sarung. Saya akan memberikan kalian
                    Masing-masing satu permintaan.
Siti          : ini jin sarung yang sering dibicarakan warga itu kan ?
Jin Sarung: Iya, betul… betul.
                     Jin Sarung sangat terkenal dengan cerita kehebatannya di kampung Asep dan teman-temannya. Tapi ada juga orang-orang bilang itu hanya mitos belaka dan kalaupun ada itu pasti hanya bohongan saja.
Khadijah : Saya deluan-saya deluan..
                    Saya mau minta istana yang mewah dan megah.
Jin Sarung: Boro-boro istana…. Saya aja tempat tinggalnya di dalam sarung  {monolog}
Siti           : Kalau saya minta mobil BMW yang terkenal dan terbagus
Jin Sarung: yang benar saja, sedangkan pespa aja saya belum tentu saya punya “ MONOLOG “ oko, besok itu sudah ada didpan rumah kamu
Asep      : ini benaran kan ?
Jin Sarung: ya aiyalah masa ya iya dong
Asep       :oke, kalau gitu saya minta 3 permintaan lagi..!
Jin Sarung: oh tidak bisa, hanya boleh 1 permintaan saja.

Asep        : Baiklah, saya minta uang yang banyak saja.!

Minggu, 26 Februari 2017

Surat untuk Ibu

Assalamu'alaikum Akhwat dan Ikhwan..

Apa kabar nya? Semoga kita semua selalu dilimpahkan Kesehatan amiiin amin ya rabbal alamin.
Baiklah sahabat,hari ini aku akan menuliskan sepucuk surat untuk Bunda. Surat ini aku tulis bertepatan pada hari Ibu pada waktu itu. 

Kita tentunya sangat menyayangi kedua orang tua kita ya shobat. Gimana tidak, kedua orang kita adalah orang tua yang sangat berperan besar dalam merawat dan menjaga kita hingga kita besar sampai saat ini. Mereka yang udah bersusah payah untuk kita. Bahkan mereka bisa melupakan waktu mereka untuk menjaga kesehatan dan makan mereka demi mencari uang untuk kehidupan kita saat ini dan untuk dikemudian hari.

Oleh karena itu shoba mari kita sama-sama menjaga dan memberikan kasih sayang kita yang lebih agar orang tua kita begitu bangga pernah mempunyai anak seperti kita dalam hidupnya.

Dan semoga orang tua kita selalu diberi kesehaan, kebahagiaan dunia akhirat, dan umur yang panjang dalam hal untuk melakukan kebaikan.. amiiiinnn 


Bunda Ku Tersayang



            Bunda, Cinta Kasih dan Sayang ku. Bunda selalu menceritakan apa saja yang telah aku lakukan di waktu kecil ku. Kata Bunda aku dulu paling suka disuapin makan, paling suka ikut sama bunda kemana-mana, paling manja sama Bunda, dan banyak yang lainnya. Aku sangat bahagia saat Bunda menceritakan semuanya kepadaku. Sehingga aku benar-benar sadar Bunda telah membesarkan ku dengan seluruh kasih sayang Bunda.

            Bunda, aku sangat mencintai Bunda. Bunda adalah orang yang paling berharga bagiku. Cinta Bunda tidak akan pernah bisa aku dapatkan dari yang lainnya. Semangat Bunda menjadi penompang dalam setiap langkahku.

            Bunda, setiap tetesan air mata yang terjatuh karena ku membuatku benar-benar menyesal pernah menyakitimu. Maafkan Putri kecilmu ini Bunda. Yang tidak bisa memberikan yang lebih seperti apa yang telah Bunda berikan kepada ku. Yang telah Bunda kerahkan segala tenaga, waktu, dan cinta Bunda hanya untukku.
            Bunda, aku berjanji kepadamu suatu saat akan membanggakan mu. Aku akan memberikan kebahagian dihari tuamu. Karna aku akan selalu ingat semua jasa-jasamu. Karna Bunda yang telah membesarkan ku sampai sekarang  ini, yang selalu memberikan apapun yang aku inginkan. Bunda selalu berusaha agar aku menjadi orang-orang sempurna.

I LOVE YOU SO MUCh BUNDA


            Hanya kata-kata ini yang dapat aku sampaikan kepadamu Bunda sebagai bukti cinta dan kasih sayang ku kepadamu untuk saat ini. Terimakasih Bunda telah menjadi orang yang terhebat dalam hidupku  dan Orang yang paling penting dalam hari-hariku.


Semoga Surat ini bisa bermanfaat ya buat shobat shobat semua.... Amiinnn

Puisi tentang Ekonomi

Assalamu'alaikum Akhwat dan Ikhwan sekalian...

Alhamdulillah saat ini aku akan menuliskan sebuah puisi tentang Ekonomi.

Puisi lebih mengarahkan akan peran uang dalam kehidupan kita. Banyak orang-orang yang melakukan kerja keras untuk mendapatkan uang. Karena kita semua membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Baik secara jasmani maupun secara Rohani.

Seperti sahabat ketahui dengan uang kita juga bisa bersedekah dan membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. Sehingga bisa menjadi bekal untuk kehidupan kita di akhirat.

Namun jangan lah kita menjadi rakus atas uang yang menyebabkan kita lupa akan kehidupan akhirat. Sehingga kita terlena dengan kehidupan dunia yang begitu nyata akan nikmat kebahagiaannya. Sedangkan kita melupakan kemana akan tujuan akhir kita.


Sang Pengharga Dunia





Kehidupan ini
Memiliki kebutuhan
Kebutuhan untuk bertahan hidup
Kebutuhan jasmani
Dan kebutuhan rohani

Semuanya itu
Tak luput dari usaha
Dari jeri upaya
Mengumpulkan selembar kertas
Yang begitu berharga
Yang begitu bernilai
Bagi semua orang
Sang pengharga dunia

Uang
Tanpa mu ku tak dapat makan
Ku tak dapat berpakaian
Betapa pentingnya
Untuk membayar permintaan ku
dari penawarannya
sang pedagang pasar




dari pasar harian ke pasar mingguan
dari pasar mingguan ke pasar bulanan
hingga ke pasar tahunan yang ada
 membawa mu ke manapun seperanjakku


uang
dalam harian ku membawamu
dalam pasar ku membelanjakanmu
dalam ekonomi ku mempelajarimu
yang tak perlu perkembangan bentuk
namun tetap begitu bernilai






CERPEN MALAPETAKA SI PENJAMBRET TAS

Assalamu'alaikum Ikhwan dan Akhwat ...

Kali ini Aku ingin menuliskan sebuah cerita pendek yang mana kisah ini terinspirasin dari kehidupan nyata yang aku lihat sendiri. Walaupun ada penambahan dan pengurangan nya tapi cerita ini insyaallah bisa bermanfaat untuk kita semua ya.

Semoga sahabat-sahabat semua bisa lebih berhati-hati lagi dalam berpergian. dan selalu memperhatikan sekitaran. 

Dan jagalah hati sahabat semua agar kita tidak terjerumus untuk melakukan perbuatan dosa seperti dalam cerpen ini ya, Apalagi mencuri, menjambret, dan hal-hal yang serupa lainnya. Sesungguhnya Allah SWT sangat membenci perbuatan yang melanggar aturan agama. Bahkan perbuatan yang sangat-sangat merugikan orang lain.


MALAPETAKA SI PENJAMBRET TAS





Suara Adzan berkumandang. Selesai berbuka aku membereskan semua makanan dan minuman yang berada di atas meja dan menyimpan nya didalam lemari. Kemudian aku dan keluargaku bergegas berangkat ke mesjid untuk melaksanakan shalat tarawih.

Sesampainya di Mesjid, setiap jamaah berangsur-angsur masuk ke mesjid. Aku mengambil wudhu terlebih dahulu. Shalat Isya pun berlangsung dengan khusyu’. Seperti biasa selesai shalat penceramah telah siap mengeluarkan butiran-butiran pencerah hati untuk mengetuk kalbu setiap jamaah yang mendengarnya.
                Selesai shalat witir, semuanya bergegas pulang termasuk aku dan keluargaku.
“Kamu tidak tadarus Rin?”,tanya bunda padaku,
“Besok saja ya Bun, hari ini aku sangat capek Bun.”Keluhku pada bunda.
Yah, memang sih sebenarnya aku ingin ikut tadarus bersama teman-temanku hari pertama ini. Tetapi karena malas aku memutuskan absen untuk hari ini saja.

 Di rumah, aku segera mencari makanan ataupun minuman yang dapat kusantap saat ini. Setelah aku melihat isi didalam kulkas ku alhasil aku tidak menemukan apapun.

“Dek, cendol tadi kamu habisin ya?”Tanyaku pada Putra adikku, yang  baru saja keluar dari kamar membawa sebuah mangkok yang berisikan  kuah cendol yang bersisa.

“Gak kok kak, kakak asal nuduh deh” Belanya yang sudah jelas ketahuan bohong.
Aku sudah curiga pasti dia yang sudah menghabiskan cendol milikku. Karena tidak terima aku langsung berlari ke kamar mama untuk minta uang membeli cendol kembali.

“Ini Rp.20.000,00 Ingat kembaliannya jangan disimpan!”, ucap mama padaku yang mulai meninggalkannya.

“Iya ma”Jawabku sambil melangkah ke depan.

Tukang jual cendol tidak begitu jauh dari rumahku. Karena disekitar rumahku memang banyak sekali orang yang menjual berbagai makanan dan minuman untuk berbuka. Disaat aku hendak menutup pintu rumah, tiba-tiba terdengar suara orang yang menjerit. Lalu teriakan jambret pun terngiang di telingaku. Ya tepat sekali di depan mataku dua lelaki  berusaha kabur dari posisi awalnya dengan menggunakan sepeda motornya.

Malang tak kepalang motor yang dikendarai mereka tiba-tiba oleng dan akhirnyamerekapun terjatuh. Merekapun berusaha menyelamatkan dirinya masing-masing. Tampak olehku yang satu berusaha lari kesemak di belakanng rumahku sedangkan satu lagi berusaha bersembunyi dekat semak di belakang rumah warga yang berjarak kurang lebih 100 meter dari rumahku.

Para warga sudah ramai berkumpul di depan jalan. Mereka semua memenuhi jalan . Sehingga pengendara lain yang ingin lewat terpaksa sabar melawan sesaknya keramaian.

Setelah kurang lebih 15menit lamanya warga mencari penjambret tersebut, akhirnya warga berhasil mendapatkan salah seorang penjambret yang lari ke arah semak belakang rumah warga yang lain. 

Lalu warga memboyongnya ramai-ramai. Karena tak bisa menahan amarah, mereka diantaranya berusaha menghajar penjambret tersebut. Akhirnya sebelum kedatangan polisi badannya sudah dipenuhi oleh lumuran darah. Dan polisi langsung menjauhkannya dari amukan massa.

Tak beberapa lama kemudian, pelaku yang satu lagi tertengkap juga. Ternyata dia bersembunyi di dapur rumah makan tepat di sebelah aku tinggal. Warga pun berusaha untuk menghajarnya. Karena kesulitan menyelamatkannya dari amukan massa akhirnya polisi melepaskan tembakan ke udara. Kedua penjambret itu langsung dibawa oleh polisi ke kantor polisi.


Besoknya ternyata aksi penjambret tersebut tersiar dalam surat kabar. Betapa malang nasib penjambret tersebut ternyata salah satu dari mereka ada yang menghembuskan nafas terakhirnya saat tiba di kantor polisi. “Kasian sekali”,Gumamku dalam hati. Walaupun aku tau sebenarnya itu adalah akibat dari perbuatannya.

Cerpen Semangat Mu Kasih Sayang yang tak kan Terlupakan


Cerpen tentang Guru dan muridnya

Assalamu'alaikum para Akhwat dan Ikhwan dimanapun kalian berada. Kali ini aku akan memberikan kepada kalian semua cerita pendek tentang Guru. Tulisan ini aku tulis tepat disaat hari guru. 

Guru adalah orang tua yang memberikan ilmu yang tiada henti-hentinya kepada kita tanpa semangat yang luntur sedikitpun untuk kita. Oleh karena itu sahabat semua mari kita cintai dan sayangi guru kita ya.... 

Semangat Mu Kasih Sayang yang tak kan Terlupakan








Pagi itu sangat cerah sekali. Matahari pun enggan tidak menampakkan cahaya nya dan keluar dari persembunyian nya. Aku sangat senang sekali karena hari ini adalah hari Jum’at.

Sampai nya di sekolah, guru-guru telah menyambut murid-muridnya. Aku pun menyalami setiap guru yang telah menyambut ku.

“Rin, kamu udah nyelesaikan pr mtk?’’ tanya Vivi, teman sebangku ku.

“Alhamdulillah udah Vi. Untung Cuma 5 soal” jawabku pula.

Bel pun berbunyi, jam pertama akan segera dimulai.
Jam pertama ini adalah pelajaran Matematika yang diajarkan oleh Bu Siti.
Tampak di lorong depan kelas seorang perempuan berjalan dengan keanggunan nya  menggunakan baju Melayu bermotif bunga-bunga lengkap dengan ciri khas jilbab nya yang menutupi sampai atas pinggang. Tepat sekali itu adalah Bu Siti , yang akan menuju ke kelas kami sambil membawa kumpulan beberapa buku yang tebal.

Bu Siti masuk kedalam kelas. Wajah nya sangat ceria dan penuh semangat.
“Selamat pagi murid-murid. Apa kabarnya? Pada hari ini ibu akan mengajarkan tentang Aljabar. Silahkan buka buku nya halaman 69”  begitulah saut Bu Siti dengan nada suaranya yang lembut.

Sebelum mengakhiri jam pelajaran, Bu Siti sering memberikan sepatah atau dua kata-kata mutiara kepada kami. Kata Ibu sih supaya kami bisa lebih semangat belajar terutama saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh setiap guru.

Selesai jam pelajaran Bu Siti langsung meninggalkan kelas. Tapi ini bukan pertemuan ku yang terakhir dengan Bu Siti. Karena Nanti sekitar jam 2 aku, Vivi, Toni, dan beberapa teman ku yang lain akan les matematika bersama Bu Siti.

Sebelumnya kami juga sangat bersyukur Bu Siti jadi wali kelas kami di kelas 8 ini. Awal kali masuk kami sangat ketakutan berbicara dengan Bu Siti. Pikir kami Bu Siti itu guru yang galak. Kan Biasanya yang mengajarkan matematika guru nya galak-galak. Setelah kami mengenal Bu Siti beberapa minggu kemudian kami merasakan kalo dugaan kami itu salah.

Setiap hari Bu Siti selalu datang untuk mengecek situasi kelas dan menanyakan apakah ada masalah di kelas. Tidak hanya itu saja Bu Siti juga selalu memperhatikan murid-murid nya yang kelihatan dalam terbebani masalah atau tidak. Entah masalah pelajaran ataupun dengan keluarga.

Contoh nya aku. Waktu aku mengalami kesulitan di pelajaran Matematika. Setelah mencurahkan isi hatiku ke Bu Siti tentang masalah ku sekarang aku pun tidak mengalami kesulitan yang terlalu.
Sebelum pulang sekolah hari ini. Bu Siti masuk lagi  ke dalam kelas. Aneh nya Bu Siti masuk hanya memberi salam dan nasihat kepada kami.

Sebelum Bu Siti berbicara kami sempat ribut. Bercerita sana sini, berjalan dari satu tempat ke tempat yang lain. Akhirnya Bu Siti bicara.

“ Anak-anak kesayangan Ibu Semua, yang pintar, yang sholeh sholeha, yang rajin, yang patuh dan yang baik hati” do’a yang selalu Bu Siti sampaikan ke kami kalo aja kami ribut.
“ Ibu mau mengingatkan jangan lupa piket nya sebelum pulang ya. Kalo ada tugas-tugas yang diberikan oleh guru jangan lupa dikerjakan, jangan malas belajar, patuhi perintah guru dan aturan sekolah, dan selalu banggakan orang tua kalian semua dengan ilmu yang telah kalian peroleh” Pesan Bu Siti sebelum meninggalkan kelas.
“Baik bu....” sahut kami semua.

Sekitar jam 2 sambil membaca-baca buku pelajaran kami menunggu kedatangan Bu Siti. Lalu sekitar jam setengah 3 Bu Reni datang dan memberi tau kalo Bu Siti tidak dapat mengajar les pada hari ini.
“emang Bu Siti kemana Bu?” Tanya Toni panik.

“Bu Siti sepulang sekolah tadi pingsan di kantor. Dan para guru langsung membawa nya kerumah sakit” Jawab Bu Reni.

Tiba-tiba hp Bu Reni berbunyi. Bu Reni pun menjawab telepon nya. Setelah itu raut wajah Bu Reni berubah menjadi sangat sedih.

“ Inna illahiwainna illahiroji’un..” Jawab Bu Reni sambil meneteskan air mata.

Kami pun sudah mengerti apa yang terjadi. Kami semua langsung menyusul ke rumah Bu Siti.
Semua murid yang lain juga telah berkumpul untuk mengiringi Bu Siti ke peristirahatan nya yang terakhir. Suara tangisan terdengar dimana-mana melihat Bu Siti yang akan di kuburkan.
Kami sadar bahwa pesan yang disampaikan Bu Siti tadi adalah amanat terakhir yang terucap oleh nya untuk kami semua.

Bu Siti semoga amal kebaikan mu diterima disisi Allah. Kami semua menyayangi Bu Siti. Dan Kasih sayang dan semangat mu tak kan terlupakan bagi kami semua.
Do’aku untuk Bu Siti sambil meneteskan air mata.



Maaf ya agak dramatis gitu.. hehehe 
Biar Kisah ini bisa menginspirasi teman-teman agar bisa lebih menghargai guru.
Dan kita bisa berlaku baik terhadap siapapun itu... Amiinn





Selasa, 06 Desember 2016

Cafe

Hai sobat ...

Apa kabar nya ni? Semoga sobat selalu dilimpahkan kesehatan oleh Allah SWT. Amiinnnn Amin ya Rabbal'alamin.

Sobat. Udah pada makan belum?

Hmm... Kalau dilihat lihat sekarang, makanan apa ya yang enak disantap untuk sarapan pagi tetapi masih tetap dicari cari oleh kebanyakan orang di malam hari?

Sobat gak perlu pusing pusing mikirin jawabannya. Simpel banget jawaban nya dan hampir semua orang bisa memasak nya.  Hayyoo tebak apa nama makanannya?

Yah betul sekali sobat. Itu adalah nasi goreng. Siapa sih yang gak tau makanan yang satu ini? Hampir di seluruh penjuru negeri pasti tau dengan makanan ini.

Sobat. Kalo jalan jalan ke pekanbaru jangan lupa singgah ke Resto Kantie ya. Wah ada apa di Resto Kantie ya?

Jadi sobat sobat sekalian, di Resto Kantie tepat nya di Jalan Lobak No.6 Pekanbaru sobat akan mendapatkan berbagai jenis nasi goreng . Apa aja ya jenis nasi goreng yang ada di Resto Kantie. Penasaran? ?

Baiklah sobat biar gak makin penasaran aku kasih tau deh. Jadi di Resto Kantie terdapat berbagai jenis nasi goreng. Yakni yang terdiri dari nasi goreng telur, nasi goreng kampung, nasi goreng ayam, nasi goreng seafood, nasi goreng spesial, nasi goreng kincung, dan nasi goreng kerang. Banyak bukan? Selain nasi goreng, dalam menu yang terdapat di Resto Kantie tidak hanya menjual berbagai jenis nasi goreng lho. Karena di Resto Kantie juga menjual berbagai jenis makanan lainnya. Seperti sup iga, ayam teriyaki, ayam saus prapika, gurami bakar, iga balado, ayam penyet, ayam bakar kecap, ayam bakar Lolong, mie kuning, mie hun, mie tiaw, dan masih banyak yang lainnya. Eppsss gak hanya makanan, di Resto Kantie juga tersedia berbagai jenis minuman jus lho . Seperti jus apel, jus mangga, jus melon, jus strawberry, jus jeruk, jus semangka, jus pinang, jus naga, dan yang lainnya.

Dan terakhir bagi yang suka minum yang hangat di Resto Kantie juga menjual minuman seperti teh telur, kopi panas, Bandrek susu, fanta susu, cappucino dan masih banyak yang lainnya yang kira kira cocok untuk dicicipi di malam hari. Selain itu harga makanan dan minuman di Resto Kantie juga terjangkau lagi. Oiya, sekolah info hehe Resto Kantie mulai buka dari pukul 05.00 sore sampai pukul 03.00 dini hari. Jadi jika sobat pada bingung untuk mencari makan malam gak perlu pusing pusing lagi deeh mau cari makanan yang pas sesuai perut dimana.

Jadi sobat. Hayyoo!!! Hayyoo!!  Bakal rugi deh kalo ke Pekanbaru gak menyempatkan diri terlebih dahulu untuk mencicipi makanan yang dijual di Resto Kantie. Jadi jangan lupa ya Sob mampir ke Resto Kantie.

Ini nih beberapa menu dari Resto Kantie biar sobat makin penasaran:

1. Ayam Bakar Kecap



2. Ayam Asam Manis


3.Ayam Kare


4. Ayam Penyet


5. Ayam Rica-Rica


6.Ayam Saus Paprika



 7. Ayam Kecap Wijen

 8. Fuyunghai


9. Kepiting Asam Manis

10. Capcay


dan masih banyak yang lainnya. Ayo sobat yang mulai lapar langsung aja ke Resto Kantie..